Pada Dasarnya Artikel Ini Dibuat Untuk Menambah Ilmu Dan Dibagikan Secara Gratis!!! Ayoo Berbagi...

PENJELASAN PROSES REPRODUKSI PADA HEWAN MAMALIA SECARA DETAIL

Proses reproduksi pada mamalia terjadi secara kawin atau seksual ( generatif ) yaitu dengan melibatkan sel gamet ( sperma dan ovum ) untuk menghasilkan suat invidu yang baru .

A. Organ reproduksi mamalia 

Mamalia dan sebagian hewan lainnya memiliki kelamin tunggal yang hanya menghasilkan satu jenis gamet .
Mamalia jantan menghasilkansel sperma sedangkan mamalia betina menghasilkan sel telur .

a. Organ reproduksi mamalia jantan 

Organ reproduksi jantan terdiri atas dua bagian :

1. Organ reproduksi mamalia jantan bagian luar : 

a. Penis
Penis terdiri dari jaringan erektil yang berfungsi sebagai kopulasi  untuk menghantarkan sel sperma kedalam tubuh mamalia betina
b. Skortum
Skortum merupakan kulit pelindung testis , slkortum menjaga agar sebuah testis tetap optimum .

2. Organ reproduksi mamalia jantan bagian dalam adalah : 

a. Sepasang testis
Mamalia jantan memiliki sepasang testis yang tersusun atas pelipatan - pelipatan saluran kecil yang di sebut tubulus seminiferus  . Tubulus merupakan tempat pembentukan sel sperma .
Sel - sel leydig yang terdapat di antara saluran ini berfungsi sebagai penghasil hormon andorgen terutama testosteron .
b. Epididimis
Merupakan saluran yang keluar dari testis yang tersusun berkelok - kelok sehingga terlihat pendek .
Epididimis ini berfungsi sebagai pematangan sel sperma yang telah di bentuk di tubulus seminiferus .
Sel sperma memerlukan waktu sekitar 20 hari untuk melewati saluran ini .
c. Vas deferens
Merupakan saluran sel sperma yang akan membawa keluar sel sperma dari epididimis . Saluran ini berkelok di belakang vesica urinaria ( kandung kemih ) dan bermuara di duktus ejakulasi .
d. Kelenjar asesoris
Kelenjar asesoris menghasilkan cairan sperma yang berfungsi untuk membantu pergerakan sel sperma .
Keleenjar aksesoris terdiri atas tiga kelenjar yaitu :
1. Kelenjar vesica seminalis
2. Kelenjar prostat
3. Kelenjar bulbouretalis
d. Saluran urinaria ( urethra )
Merupakan jalur pengeluaran urin dan sperma keluar tubuh , meski satu jalur urin dan sperma tidak akan keluar bersamaan .

 b. Organ reproduksi mamalia betina 

Sama hal nya dengan mamalia jantan mamalia betina terdiri atas dua bagian yaitu :

1. Organ reproduksi mamalia betina bagian luar 

a. Labiya mayor dan minor
Sepasang labiya mayor merupakan tonjolan lemak untuk melindungi labiya minor yang lebih tipis dan sensitif.
b. Klitoris
Penonjolan di ujung vestibula tersusun atas batang pendek yang di penuhi dengan pembuluh darah  .

2. Organ reproduksi mamalia betina bagian dalam 

1. Ovarium
Ovariummerupakan bagian yang berfungsi sebagai tempat produksi ovum . Ovarium terdiri atas dua bagian di bawah rongga perut . Sel telur yang sudah matang akan di keluarkan dari ovarium melalui proses ovulasi dan selanjutnya ditangkap oleh oviduk . Selain menghasilkan sel telur ovarium juga menghasilkan hormon estrogen dan progesteron yang sangat penting dalam mempersiapkan rahim dalam proses kehamilan .
2. Oviduk
Oviduk atau saluran tuba fallopi merupakan saluran telur yang juga menjadi pembbuahan sel telur dengan sel sperma , zigot yang terbentuk akan berkembang di rahim .
3. Rahim
Rahim atau uterus merupaka organ reproduksi betina yang berfungsi sebagai tempat perkembangan embrio .
Dinding uterus ( endometrium ) di bentuk oleh hormon estrogen dan progesteron yang di penuhi oleh pembuluh darah untuk mempersiapkan kehamilan .
4. Serviks
Servik merupakan leher rahim yang membukakedalam vagina .
5 . Vagina
Vagina merupakan ruangan berdinding yang membentuk saluran kelahiran bayi .
Selain itu vagina alat sebagi kopulasi untuk menerima sel sperma .

Proses produksi mamalia 

Semua mamalia melakukan reproduksi dengan seksual . Sebagian besar perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh mamalia betina kecuali pada kelompok monotremata yang hanya  terdiri pada satu spesies platypus yang hanya satu - satunya mamalia yang bertelur . Didalam tubuh induk betina embrio berkembang dengan masuk ke dalam lapisan dinding endometrium melalui proses implitasi . Embrio mendapatkan asupan gizi di dapatkan dari tubuh induk betina melalui plastena dan embrio juga terlindung dari gunjangan karena embrio di lindungi  oleh selaput ekstra embrionik .
Perkembangan embrio di dalam tubuh induk betina bervariasi pada kelompok marsupialis ( kangguru dan walabi ) memili kantung yang berfungsi sebagai tempat perkembangan lanjutan karena embrio di lahirkan masih muda . Mamalia di lengkapi dengan kelenjar susu yang berfungsi untuk memberi nutrisi saat bayi di lahirkan sampai waktu tertentu .  
Back To Top