Pada Dasarnya Artikel Ini Dibuat Untuk Menambah Ilmu Dan Dibagikan Secara Gratis!!! Ayoo Berbagi...

PROSES PENCERNAAN KABOHIDRAT , PROTEIN DAN LEMAK DI DALAM TUBUH MANUSIA

Makanan adalah zat yang terpenting bagi tubuh untuk mendapatkan energi , pertumbuhan , daya imun. Berdasarkan besar molekul senyawa makanan di bedakan menjadi dua yaitu :

a. Makromolekul , adalah makanan yang memiliki senyawa yang panjang sehingga membutuhkan proses pencernaan agar dapat di serap oleh tubuh ,. Diantaranya karbohidrat , protein , dan lemak .

b. Mikromolekul , adalah makanan yang tersusun atas unsur - unsur mikro sehingga dapat langsung di serap oleh tubuh . Yaitu air , mineral , dan vitamin .

Semua unsur makanan sama pentingnya bagi tubuh karena saling melengkapi dan menjaga keseimbangan tubuh . Karena lemak , karbohidrat , dan protein merupakan makromolekul yang menjadi suber energi bagi tubuh maka kita harus memngetahui bagaimana proses pencernaaan unsur makanan tersebut ;

a. Pencernaan karbohidrat 

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber utama energi tubuh , dalam 1 gram karbohidrat akan memperoleh energi sebanyak 4,1 kkal . Berdasarkan rantai molekulnya karbohidrat di bedakan menjadi tiga yaitu : 

1. Monosakarida ( Gula sederhana )

Monosakarida merupakan molekul terkecil dari karbohidrat . Dalam tubuh monosakarida langsung di serap oleh dinding - dinding usus halus dan masuk kedalam peredaran darah . Ada tiga golongan monosakarida : 

1. Glukosa 
Glukosa di sebut juga dextrosa , glukosa terdapat pada buah - buahan dan sayur - sayuran 
2. Fruktosa di sebut juga levulosa 
Fruktosa terdapat pada buah - buahan , sayur - sayuran dan terutama pada madu . 
3. Galaktosa pemecah disakarida atau laktosa , galaktosa terdapat pada susu . 

2. Disakarida ( Gula ganda )

Disakarida adalah gabungan dari dua macam monosakarida . Dalam proses metabolisme disakarida akan dipecah menjadi dua molekul monosakarida oleh enzim dalam tubuh 3 golongan  disakarida yaitu :

1. Sukrosa , terdapat pada gula tebu dan gula aren . Dalam proses pencernaan sukrosa di pecah menjadi glukosa dan fruktosa .
2.Maltosa , hasil dari pecahan zat tepung yang selanjutnya di pecah menjadi 2 molekul glukosa .
3. Laktosa , terdapat di dalam susu . Laktosa lebih sulit di cerna dari pada sukrosa dan maltosa .
Dalam proses pencernaan akan di pecah menjadi 1 molekul glukosa dan 1 molekul galaktosa .

3. Polisakarida ( Karbohidrat kompleks )

Polisakarida merupakan gabungan dari beberapa molekul monosakarida . Disebut oligosakarida jika tersusun atas 3 - 6 molekul monosakarida dan di sebut polisakarida jika tersusun atas lebih dari 6 molekul sakarida . Terdapat 3 golongan polisakarida yaitu :

1. Pati , pati merupakan sumber kalori yang sangat penting karena sebagian besar kabohidrat dalam makanan terdapat pada pati 
2. Serat , serat merupakan komponen dinding sel tanaman yang tidak dapat di cerna oleh manusia . 
3. Glikogen , Glikogen juga di sebut pati yang terdapat pada binatang adalah jenis kabohidrat semacam gula di simpan dihati danotot dalam jumlah kecil sebagai candangan kabohidrat . 

Karbohidrat harus di serap dan di cerna dalam rangka untuk mengubah mereka menjadi energi yang dapat di gunakan oleh tubuh . Persiapan makanan dapat membantu dalam proses pencernaan seperti pati yang di panaskan akan membengkak dan akan mudah bagi tubuh untuk memecahnya . 

Dalam mulut enzim amilase yang terkandung dalam air liur akan bercampur dengan produk makanan dan istirahat pati menjadi unit yang terkecil . Namun setelah karbohidrat mencapai asam lambung amilase tidak aktiv . Setelah karbohidrat melewati lambung dan memasuki usus kecil enzim pencernaan akan di kunci disekresikan dari prankeas dan usus kecil dimana pencernaan dan penyerpan makanan terjadi . 

Amilase prankeas memecah pati menjadi disakarida dan polisakarida kecil dan enzim dari sel - sel dari dinding usus kecil melanggar disakarida yang tersisa menjadi komponen monosakarida .
Sedangkan serat makanan tidak di cerna oleh usus kecil melainkan akan langsung ke usus besar dan tidak berubah . 

b. Pencernaan lemak 

Lemak merupakan sumber energi setelah karbohidrat dan juga berperan sebagai unsur penyusun tubuh . Dalam 1 gram lemak tersimpan energi sebanyak 9,3 kalori . Senyawa triasilgliserol ( TGA ) merupakan polimer lemak yang tersusun atas tiga asam lemak dan gliserol .

Pencernaan lemak di bantu oleh enzim lipase yang berasal dari prankeas di usus halus . Ketika memasuku doudenum (usus 12 jari) ,dinding - dinding doudenum akan menghasilkan kolesistokinin , hormon ini yang merangsang hati untuk melepaskan garam empedu .

Garam empedu memudahkan  pemecahan lemak oleh lipase . Butiran - butiran lemak tidak dapat larut dalam air sedangkan enzim lipase dapat larut oleh air karenanya hanya dapat menyentuh di permukaannya saja . Pengemulsian lemak oleh garam empedu mengubah ukuran butiran menjadi lebih kecil .

Sehingga butiran - butiran kecil lemak yang teremulsi dengan garam empedu dapat dipecah menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase . Kemudian asam lemak dan gliserol akan di serap melalui pembuluh limfe di ileum.

c. Pencernaan protein 

Dalam tubuh protein berfungsi sebagai cadangan energi setelah lemak . 1 gram protein mengandung 4,1 kalori . Protein merupakan senyawa polipeptida yang tersusun atas polimer asam amino . Ada 20 macam asam amino yang terdapat di alam yang di golongkan menjadi ensesial dan nonesensial .Asam amino sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk penyusun , pertumbuhan dan sebagai pengganti protein yang rusak di dalam tubuh . 

Protein pertama kali di pecah di lambung dengan bantuan enzim pepsinogen dan renin . Pepsinogen aktiv menjadi pepsin dengan sentuhan asam lambung ( HCL) , memecah protein menjadi pepton ( olihopeptida ) sedangkan enzim renin akan kasien (protein susu ) menjadi parakasein yang selanjutnya akan di ubah oleh pepsin menjadi pepton .

Pepton memasuki doudenum agar di pecah menjadi asam amino dengan bantuan enzim yang dihasilkan oleh prankeas . Doudenum akan menghasilkan hormon sekretin yang akan merangsang prankeas dan menghasilkan enterokinase . . Enzim - enzim yang yang dilepaskan oleh prankeas ini maasih dalam bentuk inaktiv dengan bantuan enterokinase enzin - enzim akan menjadi aktiv .

Tripsinogen akan berubah menjadi tripsin dan kemotripsinogen akan menjadi kemotripsin , tripsin dan kemotripsin akan memecah pepton menjadi asam amino . Enzim proteinase lainnya dari usus halus (deptidase , karboksipeptidase , aminopeptidase ) juga membantu pemecahan asam amino menjadi protein .Asam amino akan di serap melalui ileum dan diedarkan keseluruh sel .Di sel asam amino akan di rangkai ulang melalu proses sintesis protein untuk membentuk protein sesuai kebutuhan 
Back To Top