Pada Dasarnya Artikel Ini Dibuat Untuk Menambah Ilmu Dan Dibagikan Secara Gratis!!! Ayoo Berbagi...

CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH

BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH

Buduidaya jamur tiram sangat cocok dengan daerah yang beriklim tropis seperti indonesia . Biaya yang di butuhkan untuk budidaya jamur tiram tidak terlalu besar dan cara budidayanya cukup mudah hanya sulit pada saat pembuatan baglog media tanam yang akan diinokulasi dengan bibit jamur . Pada proses ini banyak petani pemula yang mengalami kegagalan .

Jamur tiram termasuk dalam kelompok Basidiomycota , jamur tiram memiliki nama latin Pleurotus Ostreatus  . Di sebut dengan jamur tiram karena tajukannya menyerupai kulit tiram dan berwarna putih  memiliki bentuk setengah lingkaran . Di alam bebas kita dapat menemukan jamur tiram pada kayu - kayu yang sudah lapuk sehingga di sebut dengan jamur kayu .

Cara budidaya dan menanam jamur 

a.  Mebuat kumbung

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur . Kumbung biasanya berupa bangunan yang berbentuk rak - rak untuk meletakan baglog . Kumbung harus memiliki kempampuan untuk menjaga suhu dan kelembapan .

Kumbung biasanya di buat dari bambu atau kayu dan dindingnya di buat dari papan , atapnya dari genteng jangan menggunakan asbes dan seng karena atap tersebut akan mendatangkan panas. Didalam kumbung di lengkapi rak dengan kisi - kisi yang bertingkat yang berfungsi untuk menyusun baglog . Rak di letakan secara sejajar dan setiap rak di pisahkan dengan lorong untuk memudahkan proses perawatan .

Ukuran ketinggian antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm , rak bisa di buat  2 - 3 cm .
Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter , setiap ruas rak sebesar ini dapat menampung 70 -80 baglog .

Sebelum baglog di masukan ke dalam kumbung sebaiknya lakukan hal - hal sebagai berikut :
1. Bersihkan kumbung dan rak - rak dari kotoran
2. Lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida di bagian dalam kumbung .
    Diamkan selama 2 hari sebelum di masukan ke dalam baglog .
3. Setalah bau obat hilang masukan baglog yang sudah siap untuk di tumbuhkan .

 b. Menyiapkan baglog 

Baglog merupakan tempat media tanam untuk meletakan jamur . Serbuk gergaji adalah bahan utama dari baglog karena jamur tiram termasuk jamur kayu . Baglog di bungkus dengan plastik yang berbentuk silender dan di salah satu ujungnya di beri lubang agar jamur tumbuh menyembul keluar .

Terdapat dua car menyusun baglog pada rak yaitu letakan secara vertikal di mana lubang baglog akan menghadap ke atas dan secara vertikal lubang baglog menghadap ke samping .
Langkah - langkah perawatan jamur tiram :
1. Sebelum baglog di susun buka dulu cincin dan kertas penutup baglog kemudian diamkan kurang lebih selama 5 hari .
2. Setelah itu potong ujung baglog untuk ruang pertumbuhan lebih besar .
Diamkan selama 3 hari jangan di siram cukup lantainya saja .
3. Lakukan penyiraman setiap 2 - 3 hari sekali tergantung suhu dan kelembapan jaga suhu pada kisaran 16 -  24 derajat cekcius

Proses panen budidaya jamur 

Bila baglog yang di gunakan permukaannya telah tertutup sempurna dengan mesilium dalam waktu 1 - 2 minggu sejak pembukaan tutup baglog jamur akan tumbuh dan siap untuk di panen . Baglog jamur dapat di panen sebanyak 5 - 8 kali bila di lakukan dengan perawatan yang baik .

Pemanenan dapat di lakukan setalah jamur mekar dan membesar .
Tepatnya apabila ujung - ujung nya telah terlihat meruncing . Namun jangan sampai tudung nya pecah karena jamur akan berwarna kuning  kecoklatan 

Tag : INFORMASI
Back To Top